Ngaji Pertanian Organik : Agensi Hayati 1

gus-hasan-rubat-mbalongRubat Mbalong – Sabtu 14 Mei 2016 Pondok Pesantren Rubat Mbalong Ell Firdaus kembali mengadakan kegiatan ngaji pertanian dengan bahasan kajian tentang pengenalan dan praktek pembuatan agensi hayati trichoderma, PGPR dan Corynebacterium. Kegiatan ini menghadirkan pakar agensi hayati Anas Anggoro Cahyo Edy, SP, dari Laboratorium Pengamatan Hama & Penyakit Tanaman (PHPT) Jatilawang Banyumas, dan diikuti oleh 30 peserta terdiri dari santri, petani sawah, petani jamur tiram, penyuluh dari BP2KP Kedungreja Cilacap dan POPT Cilacap.

Gus hasan selaku pengasuh Ponpes Rubat Mbalong Ell Firdaus dalam sambutannya menerangkan bahwa kegiatan ngaji pertanian yang digelar ini merupakan bagian dari usaha bersama-sama menggali ilmu Allah SWT, untuk kemudian dipraktekkan/diamalkan untuk mencari kenikmatan-kenikmatan dari Allah SWT yang belum diketahui.

“Kegiatan hari ini adalah ibadah dari sisi pertanian”, kata Gus Hasan sembari mengutip Al Qur’an Surat Al’Araf ayat 10.

Walaqad makkannakum fil ardhi wa ja-‘alnaakum fiihaa ma’aayisya qaliilam maa tasykuruuna
“Sesungguhnya Kami (Allah) telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikit kamu bersyukur. (QS. Al A’raf 10).

kebun-sayur-rubat-mbalongPada ayat ini, Allah SWT menerangkan banyaknya karunia yang telah dianugerahkan kepada hamba-Nya yaitu bahwa Dia telah menyediakan bumi ini untuk manusia tinggal dan berdiam diatasnya, bebas berusaha mencari rezeki dari apa yang tersedia di bumi dalam batas-batas yang telah digariskan Allah SWT.

“Inilah yang mendasari Konsep visi misi pertanian yang digarap pondok, kami yakin bahwa allah memberikan kita tempat dibumi, dan dijadikan dari bumi ini berbagai sumber2 penghidupan ekonomi, kita bisa lebih banyak mengekplor, menggali yg berkaitan dengan kemaslahatan dunia dan akhirat”, tegas Gus Hasan.

Perlu diketahui Ponpes Rubat Mbalong Ell Firdaus kini tengah mengembangkan pertanian organik yang dipadu dengan usaha peternakan dan perikanan. Untuk itu pondok sangat membutuhkan alih pengetahuan, alih teknologi yang berkaitan dengan pertanian terpadu tersebut. Dengan mendatangkan pakar agensi hayati adalah bagian dari usaha mewujudkan pertanian terpadu yang selaras dengan alam.

sawah-pekarangan-rubat-mbalongAgensi hayati berupa bakteri baik sangat bagus dalam membantu pembuatan pupuk maupun obat pengendali hama yang sangat ramah lingkungan. Agensi hayati sangat penting dalam misi pertanian organik. Apapun yang diupayakan dengan baik-baik itu sesuai dengan misi agama yakni menebarkan kebaikan di muka bumi. Artinya ketika kita mengupayakan sesuatu yang baik termasuk dalam ibadah. kita kumpul dimanapun termasuk ibadah, di sawah ibadah, membuat pupuk organik juga ibadah, membuat trichoderma, PGPR dan lainnya juga termasuk dalam rentetan ibadah.

Dan komitmen pondok, seperti yang disampaikan Gus Hasan bahwa kegiatan yang baik ini tidak hanya untuk pondok semata. Selain akan digelar rutin, juga akan merangkul semakin banyak elemen masyarakat baik petani atau kelompok tani, peternak, pemerintah dan komunitas-komunitas masyarakat lainnya. Siapa saja boleh bergabung, belajar bersama ataupun berbagi pengetahuan dan pengalaman.

“Arep sugih ayuh bareng-bareng, arep mlebu sorga ayuh bareng-bareng”, pungkas Gus Hasan. (Bersambung)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top